Masih punya device jaman old ini lur? Setelah beberapa waktu, hape legend yang mengawali kiprah Xiaomi di Indonesia ini ternyata masih banyak yang memakai. Dan yang membuat lega adalah dukungan dev MIUI untuk Redmi 1S masih ada hingga update MIUI 9.2.

Redmi 1S MIUI 9

Yang istimewa dari ponsel tipe lawas Xiaomi adalah proses root dan unroot-nya bisa dilakukan dengan recovery bawaan. Cara root Redmi 1S ini biasa disebut dengan Native Root dan Native Un-root untuk proses unroot-nya.

Native Root untuk MIUI 9.2 pun masih tersedia. Ingat! file root-unroot ini hanya jika kamu sudah memakai rom MIUI Global Stable V9.2.2.0.KHCMIEK saja. Jangan dipakai untuk yang lain-nya. Lihat catatan

Cara Root dan Unroot Redmi 1S

Untuk melakukan root kamu membutuhkan file zip yang bisa kami unduh di bagian bawah terlebih dahulu.

  1. Setelah terunduh, simpan di penyimpanan internal.
  2. Lanjut ke menu Updater dan flash file native root yang kamu unduh. failed? Coba ganti nama file root menjadi update zip dan letakkan di internal storage paling luar, jangan di dalam folder.
  3. Install aplikasi yang membutuhkan akses root. misalnya Titanium Backup, Root Explorer atau SdMaid Pasang salah satu saja, karena ini untuk memicu izin root/superuser saja.
  4. Setelah terpasang, buka aplikasibl tersebut. Aplikasi akan meminta akses root.
  5. Untuk mengijinkan akses root untuk aplikasi diatas, buka menu Security dan pilih Permissions, pilih opsi Root access dan pilih Enable pada aplikasi yang meminta ijin akaes root tersebut.
  6. Kini, buka lagi aplikasi aplikasi yang sudah diberikan akses root. Sekarang kamu cukup klik next, next, dan allow & accept saja agar aplilasi bisa bwrjalan dengan akses root.

Langkah unroot sama dengan root

Download Native Root/Unroot

Native Root dan Native Unroot untuk Redmi 1S ROM MIUI V9.2.2.0.KHCMIEK Global Stable.

Native RootNative Unroot
root.zipunroot.zip

Cara Unroot Native

Untuk melakukan un-root, gunakan cara yang sama tetapi gunakan file Native Unroot.

Catatan:

  • Menggunakan native root lebih dianjurkan saat memakai Stock ROM daripada memakai root dengan supersu.zip karena tidak membutuhkan custom recovery.
  • Jika menggunakan Custom ROM seperti ROM Android Oreo Redmi 1S, maka lebih baik menggunakan cara root dengan supersu.zip dengan bantuan custom recovery.

Comments